Posts

Martabak

Image
                 MARTABAK TELOR                                  MARTABAK MANIS                                 MARTABAK UNYIL Tersedia di:

"Martabak Amri: Lezatnya Tradisi dari Cipinang"

Image
  Martabak Amri adalah sebuah warung martabak yang terletak di Cipinang, Jakarta Timur, Indonesia. Martabak Amri telah dikenal luas karena kelezatan martabak yang mereka sajikan serta tradisi yang mereka bawa dalam memasak martabak. Martabak sendiri merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terbuat dari adonan tipis yang digoreng dan diisi dengan berbagai macam bahan seperti cokelat, keju, kacang, dan lain sebagainya. Martabak Amri di Cipinang telah menjadi tujuan favorit bagi pecinta martabak di Jakarta. Warung ini sering kali ramai dikunjungi oleh orang-orang yang ingin menikmati martabak dengan rasa yang autentik dan lezat. Salah satu hal yang membedakan Martabak Amri dari tempat lain adalah cara mereka mempertahankan tradisi dalam proses pembuatan martabaknya. Dari adonan hingga isian, semuanya diproses dengan teliti dan menggunakan resep dengan bahan-bahan berkualitas. Selain itu, Martabak Amri juga terkenal dengan variasi rasa yang mereka tawarkan. Mulai dari martabak ...

Kenalan Sama Martabak Amri 99

Image
  Siapa sih yang ga kenal sama cemilan satu ini, namanya "Martabak"? Kita cari tahu dulu nih asal muasalnya martabak manis dan martabak gurih. Kalau di Bandung dikenal kue terang bulan karena bentuknya seperti bulan dan warnanya oranye kecoklatan. Martabak manis atau yang aslinya bernama Hok Lo Pan awalnya adalah makanan yang meraih kepopulerannya di kota Bandung dimana diperkenalkan pertama kali di tahun 1950 oleh seorang perantau bernama Hioe Kiew Sem dari daerah Jebus, Pulau Bangka. Hampir semua orang di kota-kota besar seperti di kota Jakarta mengenal Martabak Bangka, nama aslinya di Bangka adalah Hok Lo Pan. Arti harafiah Hok Lo Pan adalah kue keberuntungan atau kue hoki Martabak Asin: Berawal dari seorang pemuda dari Lebaksiu, Tegal, Jawa tengah yang bernama Ahmad bin Abdul Karim berkelana ke kota besar, yaitu Semarang untuk berdagang pada tahun 1930. Kemudian, beliau bertemu seorang warga bangka bernama mang katim yang pandai memasak dan menjadi sahabat. Abdullah ini j...